top of page
Search

ASA ITU TAK PERNAH PADAM


Setelah 4 tahun meninggalkan almamater ini, segala hal tentang pergerakan ini sering kali masih terbayang di kepala. Pasukan Timur Muria, agaknya masih melekat di satu sisi hatiku.


Pada suatu malam, manusia-manusia yang sering aku sebut "gila" ini telah berkumpul di duduk silanya masing-masing sambil mengobrol tentang kegiatan mereka setelah meninggalkan almamater ini, sesekali juga menerka pertandingan sepak bola malam nanti.


Kami mengobrol panjang lebar tentang

masa-masa di pergerakan ini, tentang hal-hal yang belum tercapai, tentang angan-angan, juga tentang lalu yang baik, yang melulu diharap diteruskan adik-adik kami di pergerakan ini. Tidak pernah cukup membicarakan pergerakan ini, namun begitulah jika memelihara gelora.


Tak sekali ini terjadi, setiap aku menemui mereka, obrolan-obrolan ini terus saja menjadi bahan perbincangan kami, meski kadang satu cerita bisa diulang puluhan kali.

Namun memang itulah esensinya. Bahwa sebenarnya asa kami memang tak pernah benar-benar padam. Bukan hanya aku, tapi bagi mereka nama Pasukan Timur Muria sudah pasti melekat di ruang hati. Memang benar adanya, meski kami tak berdiri lagi di barisan, jiwa dan cinta ini selalu mengalir di setiap aliran darah kami.

 
 
 

Comments


Follow us on:

  • Instagram
  • TikTok
  • YouTube
  • Spotify

PASUKAN TIMUR MURIA

bottom of page