
BAHWA INI LEBIH DARI SEBELAS
- patimura 1997
- Jun 17
- 2 min read
Sebelas tahun telah berlalu, beragam cerita pun telah dilewati. Dalam setiap sorak dan rapal yang telah dilontarkan, dalam setiap kain yang telah dikibarkan, dan setiap keringat yang terus bercucuran tentu menjadi suatu perjalanan yang menyenangkan. Membersamai setiap langkah sang penggawa dalam menggapai harapan juga menjadi suatu hal yang menyenangkan.
Pasukan Timur Muria, sebutan bagi mereka yang dengan rela meluangkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan materi untuk almamater kita tercinta, SMAN 1 Jekulo. Tumbuh dari hal-hal sederhana, pergerakan ini mulai tumbuh seiring waktu berjalan. Seperti bayi yang mulai belajar merangkak, berdiri, berjalan, lalu berlari untük menggapai suatu harapan yang kelak akan menjadi suatu kenyataan.
Tahun berganti tahun, tak semua hal begitu menyenangkan. Mereka yang datang dan pergi silih berganti selayaknya pergantian tahun ajaran, terkadang membuat langkah ini meredup. Namun satu keyakinan yang tak terganti adalah bahwa pergerakan ini tak pernah benar-benar usai. Setiap yang datang akan memberikan kisah baru, begitu pula bagi mereka yang pergi, bahwa pergerakan ini akan selalu tersemat di hati mereka yang telah berganti.
Ada kalanya hari-hari itu melelahkan. Harapan sering digantung di udara tanpa kepastian, bahkan ada kalanya di mana memilih bertahan terasa lebih berat daripada pergi. Namun kita semua masih memilih untuk di sini bukan? Atas dasar cinta, memiliki, kebanggaan, atau identitas, entah apapun alasan kalian, bahwa satu nama ini yang membuat kita semua bersama di sini, masih memiliki asa untuk menggapai sebuah harapan itu dengan langkah-langkah kecil kita.
Patimura, memang tak selamanya ragaku akan selalu di sini, tak selamanya juga aku akan berada di barisan ini. Namun cinta dan separuh jiwaku untuk pergerakan ini telah menyatu seperti denyut nadi dan aliran darah dalam tubuhku. Itu akan selalu ada selama aku masih bernapas.
Patimura flows in my blood.



Comments